Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026. Bencana tersebut menyebabkan dampak besar bagi masyarakat di sejumlah wilayah NTT dan sempat memicu peringatan tsunami yang kemudian dicabut.
Berdasarkan Laporan Situasi Pembaruan #3 per 20 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB, sebanyak 40.145 orang terdampak, dengan 71 orang meninggal dunia dan 1.184 orang mengalami luka-luka. Kerusakan juga terjadi pada 11.951 rumah, 217 sekolah, 96 fasilitas medis, 46 kantor, 77 tempat ibadah, 4 fasilitas pendidikan, serta 744 fasilitas publik.


Wilayah terdampak meliputi Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Sikka, Nagekeo, Ngada, Ende, Maumere, Selayar, dan sekitarnya.
Hingga saat ini, operasi pencarian dan penyelamatan serta asesmen masih berlangsung. Akses menuju beberapa wilayah masih belum dapat ditembus, sementara gangguan listrik dan komunikasi juga belum sepenuhnya pulih di sejumlah daerah. Penyaluran bantuan pun masih terus dilakukan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kondisi darurat ini, kebutuhan masyarakat mencakup obat-obatan dan perlengkapan medis, makanan, shelter dan tikar tidur, serta air bersih.

Himayah Foundation mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Donasi yang terkumpul akan menjadi bagian dari ikhtiar untuk memenuhi kebutuhan mendesak dan meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit pascabencana.
Saat mereka kehilangan tempat tinggal, terluka, dan harus bertahan dalam kondisi darurat, kepedulian kita dapat menjadi penguat untuk mereka bangkit kembali.
Mari salurkan bantuan terbaik untuk saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur.
Bantu Mereka Bangkit Kembali. Salurkan Donasi Terbaik Anda Sekarang!





